Selasa, 17 Agustus 2010

Presentasi Ucapan Islami untuk Anak-anak


Informasi terbaru Presentasi Ucapan Islami untuk Anak-anak

Dalam Islam diajarkan ucapan-ucapan yang Islami yang disunnahkan untuk diucapkan saat kita ingin melakukan sesuatu atau dalam kondisi tertentu.

  • Misalnya jika ingin memulai sesuatu, kita diwajibkan membaca Bismillah (Dengan Nama Allah) agar kita mendapat pahala dari apa yang kita kerjakan.
  • Selesai makan, kita mengucapkan “Alhamdulillah” (Segala Puji bagi Allah).
  • Saat bertemu saudara/teman kita disunnahkan mengucapkan “Assalamu’alaikum” (Semoga Allah memberi keselamatan untuk mu).
  • Saat kita melihat hal yang mengagumkan, kita bisa mengucapkan “Subhanallah” (Maha Suci Allah) yang telah menciptakan benda tersebut.
  • Saat kita berjanji untuk melakukan sesuatu nanti, ucapkan “Insya Allah” (Jika Allah menghendaki).
  • dan masih banyak lagi yang lain

Presentasi yang dibuat dalam format PPS yang langsung bisa dijalankan ini, memuat kalimat thoyyibah tersebut disertai dengan ilustrasi yang menarik bagi anak-anak dan dapat menstimulasi sensor kecerdasan mereka. Bagusnya lagi, presentasi ini disajikan dalam dua bahasa yakni Inggris dan Indonesia, sehingga sekaligus bisa menambah kemampuan bahasa asing anak-anak.

Semoga jadi ilmu yang bermanfaat yang bisa kita amalkan dalam hidup kita sehari-hari.


sumber: http://media-islam.or.id
Tinggalkan komentar anda tentang Presentasi Ucapan Islami untuk Anak-anak

Sabtu, 14 Agustus 2010

Puasa Sehat Menurut Sunnah bagi Penderita Maag


Informasi terbaru Puasa Sehat Menurut Sunnah bagi Penderita Maag Oleh: Abu Ikhsan M. Kes

Puasa adalah suatu ibadah yang dianjurkan dalam islam setelah sholat dan zakat. Puasa mempunyai nilai tersendiri karena pahalanya ditentukan oleh Alloh subhanahu wata'ala. Dalam ajaran Islam, puasa terbagi menjadi 2 bagian yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa sunnah yang paling sering dikerjakan oleh nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam adalah puasa hari senin dan kamis, karena pada kedua hari tersebut raport amalan kita dilaporkan oleh malaikat pada Alloh subhanahu wata'ala.

Namun jarang orang mau melaksakannya karena takut penyakitnya kambuh atau timbulnya penyakit maag, karena biasanya pada puasa sunnah kebiasaaan orang untuk bersahur tidaklah lazim suasananya.

Pada edisi ini akan di bahas tentang cara bagaimana kita melaksanakan puasa sunnah terutama bagi penderita penyakit maag atau gastritis, sehigga amalan puasa bisa dilaksanakan, penyait maag pun bisa sembuh.

Mengenal lambung kita.

Lambung kita terletak pada perut sebelah kiri atas atau di sekitar uluhati bagian kiri. Lambung berbentuk tabung melengkung seperti koma. Lambung terdiri dari 3 lapisan yaitu luar, tengah dan dalam (otot), bagian dalam yang bersentuhan dengan makanan di lapisi oleh lapisan lender sehingga asam lambung tidak bisa merusak lapisan tengah dan otot.

Otot yang kuat ini diperlukan guna memeras dan mengaduk makanan yang ada didalamnya agar bisa tercampur dengan asam lambung secara merata, sehingga protein dan zat gizi tertentu sudah mulai dicerna secara kimiawi dan mekanik dilambung. Agar isi tidak tumpah maka Alloh subhanahu wata'ala menciptakan lambung dengan 2 (dua) katup di bagian atas dan bawahnya. Adanya katup dibagian atas dapat mencegah isi makanan tumpah keluar (muntah) saat kita ruku atau sujud. Katup bawah berperan agar setiap makanan yang belum tercampur dengan asam tidak bisa melewatinya atau dengan kata lain katup ini memastikan bahwa setiap makanan yang akan masuk kedalam usus harus tercampur dengan asam lambung.

Lambung juga mengeluarkan cairan asam lambung yang mempunyai fungsi membantu proses pencernaan bahan makanan, membunuh kuman penyakit, juga bahan pendukung pembuatan nutrisi tubuh seperti sel darah merah. Lambung bisa mengeluarkan Asam lambung , manakala kita mencium makanan khususnya protein, efek hormone dan stress.


Penyakit maag atau sering disebut gastritis adalah suatu bentuk peradangan dari dinding lambung bagian luar (yang bersentuhan dengan makanan), jika proses peradangan ini tidak dihentikan maka dapat menimbulkan kerusakan pada lapisan dibawahnya seperti otot lambung . jika hal ini terjadi dapat berakibat fatal. Penderita maag biasanya akan mengeluh perut terasa mual, mulas, perih, dan kembung. Keadaan ini timbul manakala cairan lambung keluar dari sel parietal lambung dalam jumlah banyak, sehingga merangsang dinding dan menimbulkan rasa perih, lalu merangsang gerak lambung yang tak semestinya dan berakibat mual.

Asam lambung yang masuk ke usus dalam konsentrasi besar akan bereaksi dengan cairan usus yang bersifat basa ( non asam), sehingga timbullah gas yang bisa kita rasakan sebagai kembung. Pada sebagian orang untuk mengatasi gastritis adalah dengan mengkonsumsi antasida (obat maag), padahal konsumsi obat ini dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pada ginjal dan yang lebih parah lagi adalah ditinggalkannya ibadah puasa wajib. Oleh karena itu bagi penderita gastritis, lakukan puasa yang sehat seperti yang dicontohkan oleh Rosul yaitu :

1. Usahakan melakukan sahur

Melakukan sahur adalah sebuah sunnah dan nabi mengatakan didalamnya terdapat berkah, meski hanya dengan minum air putih. Dengan melakukan sahur, maka diperoleh manfaat sebagai berikut : a.Menyiapkan energy untuk aktifitas disiang harinya b.Menurunkan keasaman dari cairan isi lambung, meski dengan air putih. Pada sebagian orang minum air putih di pagi hari diangggap sebagai obat, hal ini disebabkan air yang di minum pagi hari dalam jumlah banyak akan dengan mudah di keluarkan melalui air kencing ( urin), bersama-dengan kototran-kotoran yang berasal dari dalam tubuh.

2. Hindari tidur setelah sahur.

Tidur setelah sahur atau juga pada siang hari pada kurang baik bagi lambung yang sedang mengalami perandangan, karena tidur akanmenyebabkan peningkatan gerak saluran cerna sehingga pengosongan lambung lebih cepat, pengeluaran asam lambung juga meningkat. Hal ini disebabkan pada saat tidur keluaran hormone non katekolamin meningkat . Hormon ini akan meningkatkan sekresi asam lambung dan gerak usus. Akibatnya saat bangun tidur perut kita menjadi lebih terasa lapar.

3. Melakukan aktifitas

meski hanya membaca. Berlawanan pada keterangn diatas ( no.2). Jika seseorang itu terjaga apalagi beraktifitas, maka otak akan merangsang keluaran hormone katekolamin. Hormone ini mempunyai efek mengurangi keluaran asam lambung dan enzim pencernaan, mengungi gerak usus, serta menghancurkan simpanan gula dan lemak yang ada didalam tubuh.

Manfaatnya adalah :

1. Sekresi asam lambung yan menurun dapat mengurngi rangsang perlukaan ke dinding lambung, kondisi ini sangat menguntungkan bagi penderita radang lambung baik yang akut maupun kronis
2. Mengurangi gerak usus akan meningkatkan waktu cerna bagi lambung dan usus. Situasi ini bermanfaat dalam menurunkan kerja lambung, makanan akan lebih tercerna sehinga lebih banyak zat gizi yang bisa diserap . Gerak lambung yang melambat juga akan mengurangi rangsang pada area lambung yang meradang( luka).
3. Efek menghancurkan deposit lemak , sangat penting bagi orang yang mengalami kegemukan ( obesitas), sehingga bagi orang yang ingin langsing sebenarnya tindakan puasa merupakan cara yang efektif dan efisien dalam upaya mengurangi berat badan.
4. Hormon katekolamin menekan keluaran insulin dan meningkatkan penghancuran deposit gula, akibatnya pangkreas dapat memproduksi insulin yang lebih matang . insulin yang matang efektif dalam memfasilitasi kadar gula agar tetap normal.

4. Hindari stress

Stress apapun bentuknya dapat menyebabkan 2 efek negative sekaligus, pertama sekresi asam lambung berlebih yang dapat merusak dinding lambung dengan cepat. Kedua , menipiskan lapisan lender pelindung dinding lambung. Jadi dinding lambung sangat beresiko terjadi perlukaan bila seseorang sedang menghadapi tekanan/stress. Atasi stress dengan meningkatkan ketaqwaan pada Alloh atau lakukan ruqyah agar jiwa menjadi tenang.

5. Hindari mengkonsumsi obat dan makanan yang dapat merusak lambung.

Beberapa obat seperti golongan steroid, asam salisilat dan makanan dengan bahan pengawet serta berkarbonasi , diketahui mempunyai resiko merusak dinding lambung. Sebaiknya hindari obat dan makanna tersebut , dan beralih ke obat dan makanan yang aman. Obat herbal seperti jintan hitam ( habbatussauda ) diketahui mempunyai efek menyerupai steroid , karena bersumber dari herbal maka mempunyai efek samping minimal. Jika perut terasa nek dan mual lakukan minum minyak zaitun 10 ml sebagai ganti dari antasida.Jika masih terasa perih mungkin perlu dilakukan bekam.

6. Makan secukupnya Sesuai anjuran rosulullah

Untuk makan bila terasa lapar dan berhentilah sebelum kenyang karena dengan volume yang sedang, otot lambung cukup kuat tapi relaks untuk melakukan kontraksi guna mencerna makakan menjadi chime yang siap di serap. Makan tidak terlalu kenyang juga menjadikan dinding lambung tidak akan teregang terlalu kuat sehingga akan mengurangi nyeri dan efek robekan pada dinding yang meradang. Ibarat balon jika kita meniup udara terlalu banyak maka dinding balon akan menjadi lebih tipis, dan resiko meledak/pecah lebih tinggi.

7. Menyegerakan saat berbuka atau makan malam.

Menyegerakan berbuka dengan dengan makanan yang manis akan mengembalikan stamina ke kondisi semula, namun jika berlebihan maka akan menimbulkan efek seperti radikal bebas yang bisa memicu timbulnya kerusakan dinding pembuluh darah seperti atherosclerosis ( penyempitan dinding pembuluh darah ). Makan malam adalah hal yang penting tapi paling sering diabaikan. Padahal makan malam penting dalam mencegah kerusakan dinding saluran cerna. Seperti diketahui sekresi cairan lambung dan cerna pada malam hari dan terlebih saat tidur akan lebih tinggi disbanding siang hari. Dengan kata lain siang hari tidak berbahaya jika seseorang itu berpuasa dengan atau tanpa makan (sahur) cukup niat , tapi hendaknya pada malam hari dia harus tetap makan.

sumber: greenatura.com Tinggalkan komentar anda tentang Puasa Sehat Menurut Sunnah bagi Penderita Maag

Selasa, 10 Agustus 2010

Kelk 2010 (Portable) : software untuk melukis kaligrafi Arab


Informasi terbaru Kelk 2010 (Portable) : software untuk melukis kaligrafi Arab

Di masa ini, penulis atau tepatnya pelukis kaligrafi Arab menjadi sangat langka, di dunia yang didominasi oleh seni dan media elektronik. Sebagai seni, di zaman digital sekarang ini, semakin banyak tantangan yang dihadapi kaligrafi Arab. Sangat sedikit, jika ada, aplikasi komputer yang dirancang untuk membantu pengembangan kaligrafi Arab, karena khat Arab memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan typo Latin. Bersyukurlah, sudah ada perangkat lunak atau software yang disebut "Kelk" buatan SinaSoft (www.kelk.ws) yang pada dasarnya merupakan kaligrafi Arab perangkat lunak yang memungkinkan Anda untuk menyusun kata-kata Arab dan desain di beberapa gaya kaligrafi Arab.

LINK DOWNLOAD ADA DI SINI Tinggalkan komentar anda tentang Kelk 2010 (Portable) : software untuk melukis kaligrafi Arab

Minggu, 08 Agustus 2010

Orbiter 2010


Informasi terbaru Orbiter 2010

Orbiter adalah software simulator penerbangan realistis yang melampaui batas-batas atmosfer bumi. Peluncuran pesawat ulang alik dari Kennedy Space Center untuk menempatkan sebuah satelit, pertemuan dengan stasiun antariksa internasional atau perjalanan melintasi sistem surya semuanya bisa anda lakukan secara simulasi.

Tapi jangan salah, Orbiter bukan permainan (game) tembak-menembak di ruang angkasa. Penekanannya adalah pada sisi realisme atau kenyataan sebenarnya. Bersiaplah untuk menggunakan waktu dan kemampuan anda dalam ilmu mekanika orbital.

Sebagai gambaran berikut ini beberapa fiturnya:

  • Melncurkan Pesawat Ulang-Alik dari Kennedy Space Center dan bertemu dengan Stasiun Antariksa Internasional.
  • Memutar ulang sejarah penerbangan dengan pesawat ruang angkasa seperti: Mercury, Gemini, Apollo, Vostok dan banyak lagi.
  • Perencanaan wisata antar tata surya dengan gambaran ruang futuristik.
  • Desain roket Anda sendiri, atau download AddOns rancangan roket dan pesawat yang dibuat oleh pengguna lain.
  • Mempelajari tentang konsep penerbangan antariksa dan mekanika orbit lewat permainan dan percobaan (eksperimen).

Jangan lewatkan, untuk anda penggemar fisika antariksa atau anak anda yang sedang belajar, layak mencoba software simulasi yang gratis ini... download segera!

LINK DOWNLOAD ADA DI SINI Tinggalkan komentar anda tentang Orbiter 2010

Senin, 02 Agustus 2010

Tips Cerdas Menjadi 'Super Mom'


Informasi terbaru Tips Cerdas Menjadi 'Super Mom' MENJADI 'super mom' tak berarti Anda harus keluar dari rumah dan merintis karir, hingga terkadang lupa kodratnya sebagai istri dan juga seorang ibu. Anda hanya perlu menjadi ibu sejati yang selalu mendukung dan memberikan perhatian dan waktunya yang berkualitas untuk keluarga, suami dan putra-putrinya di rumah

Berikut ini tips-tips cerdas menjadi 'super mom':

#1 Saat berbelanja, belilah beberapa buku atau mainan untuk putra-putri di rumah. Tak perlu harus mahal. Saat mereka mulai dilanda bosan, keluarkan mainan dan buku baru ini. Ini seperti sebuah kejutan menyenangkan untuk melenyapkan kebosanan mereka.

#2 Kenalkan sedini mungkin kepada putra-putri Anda tentang kecintaan terhadap lingkungan. Mulailah dengan mengajari mereka untuk berhemat air dan listrik serta mengolah limbah menjadi sesuatu yang menghasilkan. Siapalagi yang akan mengurus bumi kita di masa depan, kalau bukan anak dan cucu kita. Betul, kan?

#3 Alih-alih membacakan banyak cerita untuk putra-putri Anda, sesekali minta juga mereka membacakan buku untuk Anda. Hal ini akan mendorong kecintaan mereka terhadap buku dan membaca. Anda bisa belajar bersama putra-putri Anda tentang kosa kata atau istilah-istilah baru yang ditemukan dan memahami makna yang terkandung di dalamnya.

#4 Meski terdengar sederhana, namun jangan remehkan kekuatan sebuah pelukan. Peluklah mereka seerat dan sesering mungkin. Inilah perwujudan kasih sayang yang bisa ditunjukkan setiap hari, setiap saat, tak perlu dengan pemberian materi yang berlebih. Sebuah pelukan hangat akan sangat berarti untuk putra-putri Anda, biarkan mereka tahu bahwa Anda menyayangi mereka melebihi apapun di dunia ini.

#5 Ciptakan selalu suasana riang dan gembira di dalam rumah. Anda bisa mengajak buah hati bermain bersama di kebun belakang rumah atau di taman depan rumah. Kembalilah menjadi anak-anak seperti jaman kanak-kanak dulu, nikmati bermain sepak bola, lompat tali atau petak umpet bersama si kecil. Selain menyenangkan, ini bisa mencegah Anda dari stres.

#6 Biarkan putra-putri Anda memilih olahraga atau kegiatan yang mereka sukai. Anda hanya perlu mengarahkan mereka untuk bersungguh-sungguh menekuni hobi dan kesenangannya. Demi mengembangkan bakat dan ketrampilannya, dukung juga dengan memfasilitasi segala aktivitas positif mereka.

#7 Mengacu pada tips nomor 2. Go green! Tanamkan hal ini dalam diri putra-putri Anda sedini mungkin. Ajaklah mereka berkebun dan menanam sayuran atau buah-buahan di belakang rumah. Biarkan tangan-tangan mungil mereka bersentuhan dengan tanah dan kotoran saat mereka membantu Anda menggali lubang, menamam bibit tanaman dan menyiraminya. Buah hati Anda akan sangat bangga memetik dan menikmati hasil kebunnya.

#8 Sesekali waktu bebaskan diri Anda mengurus buah hati. Biarkan anak-anak bebas sementara dari pengawasan dan pengasuhan Anda. Hal ini baik untuk membantu mereka lebih mandiri menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat Anda tidak ada di sisi mereka. Namun, meski dari jauh Anda bisa terus memantau, jika mereka membutuhkan pertolongan Anda.

#9 Biarkan pitra-putri Anda masuk dapur dan bergulat bersama Anda menyiapkan makanan. Tak usah cemas mereka akan terkena tajamnya pisau, atau terkena percik minyak panas saat menggoreng. Ini bisa jadi ajang latihan bagi mereka agar bisa mahir memasak masakan enak untuk keluarganya kelak setelah dewasa. Bagikan juga pada mereka tentang resep rahasia keluarga yang diwariskan dari generasi ke generasi.

#10 Lupakan sejenak hirup pikuk shopping centre atau mal. Sesekali perlu juga mengajak putra-putri Anda mengunjungi museum atau berkemah di hutan. Selain refreshing, hal ini bermanfaat untuk menambah wawasan dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap sejarah peradaban. Pun, bercengkerama dengan alam akan memotivasi mereka untuk menjaga kelestarian bumi dan segala isinya.

(maya/CN19) Tinggalkan komentar anda tentang Tips Cerdas Menjadi 'Super Mom'

Kamis, 29 Juli 2010

Mengalahkan Hawa Nafsu


Informasi terbaru Mengalahkan Hawa Nafsu (Transkrip Ceramah AQI 280610)

Oleh: Ustadz Achmad Rofi’i, Lc.

??? ???? ?????? ??????

?????? ????? ????? ???? ???????

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah ?????? ??????,

Kalau orang tahu siapa Allah, maka orang akan bertaqwa kepada Allah. Dan bila orang merasa selalu diawasi oleh Allah, maka ia senantiasa akan bertaqwa kepada Allah. Dan kalau orang mampu mengalahkan hawa nafsu, maka orang itu akan selalu dalam keadaan bertaqwa kepada Allah ?????? ??????. Titik-titik rawan itu lah yang harus kita baca dan kita petakan dan selanjutnya mengupayakan bagaimana caranya agar kita mampu untuk menjadi orang yang bertaqwa.

Apakah yang dimaksud dengan “Hawa” (Hawa Nafsu)? Para ‘Ulama menafsirkannya dalam beberapa definisi:

Pertama, misalnya Imaam Aal Jurjani dalam kitabnya At Ta’rifaat, beliau mengartikan bahwa “Hawa” adalah kecenderungan jiwa kepada kelezatan yang dirasakan oleh syahwat tanpa seruan / ajakan / landasan ajaran Syar’ie. Maka kalau kita terkondisikan oleh sesuatu yang bukan Syar’ie, yang dibuktikan secara ilmiah bahwa itu tidak ada argumentasi syar’ie-nya tetapi terus saja memaksakan untuk dikatakan / dikerjakan, maka itu berarti Hawa.

Misalnya di bulan Rojab (saat ini kita memasuki bulan Rojab) ini. Dimulai dari amalan, perkataan dan keyakinan yang berkaitan dengan bulan Rojab itu, lalu dinisbatkan seakan-akan itu berasal dari Diin (agama), contohnya: “Rojab adalah bulan Allah, Sya’ban bulanku dan Romadhoon bulan umatku”, dikatakan itu sebagai suatu Hadits, padahal perlu dicermati lebih lanjut tentang asal-usulnya. Lalu bulan selain bulan-bulan tersebut itu bulan-nya siapa? Tidak ada keterangannya. Itu membuktikan bahwa kalimat tersebut bukan Hadits, melainkan karangan manusia belaka. Tidak bisa dinisbatkan kepada Rosuulullooh ??? ???? ???? ????.

Jika sesuatu amalan atau perkataan itu diminta dalilnya, landasannya yang shohiih, lalu memang ada dalilnya dan benar landasannya, benar memahaminya dan benar penerapannya, baru lah itu disebut benar.

Tetapi ketika sesuatu amalan (perkataan) tidak bisa dipertanggungjawabkan, tidak ada dalilnya yang shohiih; tetapi ia tetap saja ngotot dan tidak mau diubah, tidak mau diingatkan, maka itulah Hawa.

Kedua, secara bahasa, Ibnu Mandzuur dalam Kamusnya (Ensiklopedi Bahasa Arab terluas), beliau berkata: “Hawa adalah cinta manusia terhadap sesuatu dan mampu mengalahkan qolbu (hatinya). Hatinya kalah dengan kecintaannya terhadap sesuatu. Kalau seseorang mencintai atau menggandrungi sesuatu dan tidak bisa terkalahkan serta cintanya itu mendominasi, sehingga ia tidak bisa diingatkan atau diberitahu, berarti itu adalah Hawa.”

Orang yang demikian itu sudah dikuasai oleh Hawa. Dalam perkara apa saja apakah itu urusan duniawi atau urusan ibadah (urusan Diin), jika itu telah ada pada diri seseorang, maka berarti Hawa Nafsu telah mendominasi orang tersebut.

Ketiga, Ibnu Hajar Al ‘Asqolaani dalam kitab Fathul Baari menjelaskan bahwa “Hawa” adalah apa-apa yang dicintai oleh jiwa, dan syahwat sangat merasakan lezatnya, meskipun itu menyelisihi kebenaran dan keadilan. Sampai-sampai ia buta dan tidak peduli apakah perbuatannya itu benar atau salah. Meskipun itu perbuatan dzolim, tetap dilakukannya. Orang yang demikian itu adalah pengikut Hawa Nafsu.

Apa yang dikemukakan diatas, substansi dari ketiga definisi itu sama. Artinya, ada obyek yaitu yang disebut Hati (Nafsu atau Jiwa). Lalu ada penyebab, mengapa orang itu cenderung atau gandrung. Juga ada qoidah atau manhaj (pedoman) tetapi dilanggar.

Ketiga koridor itu mudah diidentifikasi. Kalau ada sesuatu yang bermakna lezat, nikmat dan menyenangkan, lalu dirasakan oleh jiwa, dan menyelisihi (bertentangan) dan tidak sesuai dengan kebenaran dan keadilan, maka itu adalah Hawa.

Ada beberapa perkataan para ‘Ulama, misalnya:

Imaam Al Maawardi dalam kitab ‘Adaabud Dunyaa wad Diin, beliau mengatakan dalam bentuk kalimat yang puitis: “Hawa adalah sesuatu yang menghalangi kebaikan, terhadap akal ia bertolak belakang. Hawa adalah menghasilkan akhlaq yang buruk. Hawa menampakkan keburukan. Hawa membuat tabir kebaikan seseorang terobek. Hawa merupakan pintu masuk kejahatan.”

Jadi jika yang dikerjakan, yang dimasuki adalah pintu kejahatan (keburukan), maka tabir kebaikan terobek, pekerjaannya buruk, akhlaqnya tercela, tidak sesuai dengan akal sehat dan menentang kebaikan. Itulah yang disebut dengan Hawa Nafsu.

Jika orang tahu bahwa itu adalah keburukan (kejahatan), tentu tidak mungkin seseorang bisa bertaqwa kepada Allah, bila Hawa Nafsu (keburukan) itu masih bertengger pada jiwa seseorang. Maka hendaknya kita berusaha secara bersama-sama, secara berjama’ah (tidak sendiri-sendiri) untuk bertaqwa kepada Allah ?????? ??????.

Orang yang menyendiri (kholwat) rawan terhadap Hawa Nafsu. Maka marilah secara berjama’ah, bahu membahu antara satu dengan yang lain, supaya kita kokoh dalam bertaqwa kepada Allah ?????? ??????.

Berikutnya, perkataan ‘Abdullooh bin ‘Abbas (Ibnu ‘Abbas) ??? ???? ???, seorang shohabat. Beliau adalah sepupu dari Rosuulullooh ??? ???? ???? ????. Ibnu ‘Abbas ??? ???? ??? mengatakan: “Hawa (Hawa Nafsu) adalah ‘tuhan’ yang diibadahi (disembah) selain Allah ?????? ??????.” Beliau mengambil dasar dari Surat Al Jaasiyah ayat 23:

???????????? ???? ???????? ???????? ??????? ??????????? ??????? ????? ?????? ???????? ????? ???????? ?????????? ???????? ????? ???????? ????????? ?????? ????????? ???? ?????? ??????? ??????? ???????????? (23

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya*, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat?) Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?”

*Allah ?????? ?????? membiarkan orang itu sesat karena Allah ?????? ?????? telah mengetahui bahwa dia tidak menerima petunjuk-petunjuk yang diberikan kepadanya.

Berarti, Hawa Nafsu adalah tuhan selain Allah ?????? ??????. Maka berhati-hatilah, jangan sampai kita mengkultuskan Hawa Nafsu seperti tuhan. Na’uudzubillaahi min dzaalik.

Karena bila perintah Allah ?????? ?????? tidak dipatuhi, tetapi lebih cenderung kepada hatinya (Hawa Nafsu)-nya, berarti ia lebih memprioritaskan hawa nafsunya ketimbang Allah ?????? ??????.

Dan Hawa Nafsu bukanlah khayalan, bukan tidak ada wujudnya, tetapi sudah menjadi kenyataan. Berbagai kemungkaran sekarang (dewasa ini) muncul karena dorongan Hawa Nafsu. Banyak kemungkaran, baik itu penyakit pribadi maupun penyakin komunitas, bahkan penyakit bangsa dan Negara, adalah karena Hawa Nafsu. Padahal sudah tidak sesuai dengan Syari’at, tetapi tetap saja dipertahankan, diusung, bahkan diperjuangkan. Tetapi yang sesuai dengan Syari’at menjadi bahan olok-olok, ejekan, anti, dimusuhi dan sebagainya.

Perkataan Ali bin Abi Tholib ??? ???? ???, menjelaskan tentang bahayanya Hawa Nafsu. Dalam kitab ‘Aadaabud Dunya wad Diin karya Imam Al Mawardi, disampaikan bahwa Ali bin Abi Tholib ??? ???? ??? berkata: “Aku takut kalian ditimpa dua perkara, yaitu mengikuti hawa nafsu dan panjang harapan (panjang angan-angan, ingin hidup selamanya). Sesungguhnya orang yang mengikuti hawa nafsu akan menghalangi sampainya kebenaran.” Demikian lah perkataan Ali bin Abi Tholib ??? ???? ??? .

Maksudnya, orang yang mengikuti Hawa Nafsu akan sulit diajak kepada kebenaran. Kalau bukan karena mendapat Hidayah dari Allah ?????? ?????? , sulit sekali orang itu diajak kepada kebaikan dan kebenaran. Orang tidak mendapat Hidayah karena tertutupi oleh Hawa Nafsunya. Sehingga yang seharusnya petunjuk (hidayah) itu sampai, maka menjadi terhalang.

Maka cermatilah diri kita masing-masing dan segera lakukan imunisasi, sehingga kita tidak termasuk orang yang terjangkit Hawa Nafsu. Jangan dikiran penyakit Hawa Nafsu itu hanya menjangkiti anak-anak muda saja. Orangtua tidak luput pula bisa terjangkiti. Bahkan dalam suatu Hadits Shohiih, Rosuulullooh ??? ???? ???? ???? bersabda:

????????? ??? ????????????? ??????? ?????? ???????????? ????? ???????????? â€" ????? ????? ??????????? ????? ???????? ?????????? â€" ???????? ??????? ??????? ?????? ????? ???????? ???????? ????????? ????????????

“Tiga golongan orang yang Allah tidak akan berbicara dengan mereka, tidak akan membersihkan mereka dan mereka berhaq atas adzab yang pedih, adalah: orangtua yang berzina, penguasa yang berdusta dan orang miskin yang sombong” (Hadits Riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairoh ??? ???? ???)

Panjang harapan, bisa menjadikan lupa kepada Hari Akhir (Akhirat). Orang yang orientasinya hanya pada dunia saja, akan seperti melihat fatamorgana, seperti melihat ada air berlimpah diatas padang pasir, tetapi ketika dikejar maka ternyata tidak ada apa-apanya. Itu lah dunia. Orientasi pada dunia saja, akan semakin terjauhkan dari ingatan kepada Akhirat.

Itu semua bukan perkataan para ilmuwan, atau para Kyai, melainkan perkataan Amiirul Mu’miniin Ali bin Abi Tholib ??? ???? ??? (Kholiifah yang ke-empat).

Orang-orang yang mengikuti Hawa Nafsu, meskipun Allah ?????? ?????? sudah berfirman dan Rosuulullooh ??? ???? ???? ???? sudah bersabda, mereka tetap saja ngotot, tidak mau mendengar nasihat.

Misalnya, Jilbab adalah pakaian muslimah. Allah berfirman dalam Surat Al Ahzab ayat 59:

??? ???????? ?????????? ???? ????????????? ??????????? ????????? ?????????????? ????????? ??????????? ???? ??????????????? ?????? ??????? ???? ?????????? ????? ?????????? ??????? ??????? ???????? ???????? (59

“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: ‘Hendak lah mereka menjulurkan jilbab mereka keseluruh tubuh mereka’. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

Lalu dikatakan oleh mereka yang mengikuti Hawa Nafsu: “Ah, itu kan budaya Arab, bukan untuk kita orang Indonesia.”

Akhirnya mereka yang mengikuti Hawa Nafsu berkiblat kepada orang Barat (sekuler), bukan kepada ajaran Islam. Orang yang seperti itu, selalu mengikuti hawa nafsunya. Mereka menutup diri dari kebenaran. Na’uudzu billaahi min dzaalik.

Contoh yang seperti itu banyak sekali. Di Indonesia, ketika orang disodorkan Syari’at Islam, tidak sedikit yang menolak. Bahkan orang yang mengaku dirinya muslim, ikut-ikutan menolaknya!

Padahal seharusnya, ketika mereka itu mengaku muslim maka aqidah Islamnya lah yang berfungsi. Bahwa yang benar itu adalah Dienul Islam, karena Allah ?????? ?????? sudah berfirman:

????? ???????? ?????? ??????? ????????????

“Innaddiina‘indAllahil Islaam” (Sesungguhnya agama disisi Allah hanyalah Islam) â€" QS Aali ‘imroon ayat 19.

Dan Allah ?????? ?????? juga berfirman:

?????? ???????? ???? ??????? ??????? ???????? ??????????

“Hukum siapa lagi yang paling baik, jika mereka adalah orang-orang yang yakin.” - QS Al Maa’idah ayat 50

Tetapi justru mereka memilih yang tidak yakin, dan yang tidak yakin itu adalah justru para muslimuun (orang-orang Islam). Berarti mereka itu lebih rela mengikuti Hawa Nafsunya daripada mengikuti Wahyu.

Dinukil dari Imaam Al Ghozaali dari kitab Ihyaa ‘Ulaumuddiin, bahwa hati itu ada diantara kecenderungan terhadap kebaikan dan kecenderungan terhadap keburukan (kejahatan). Kadang teguh kepada kebaikan, kadang pula jatuh kepada keburukan. Jadi ada tiga keadaan:

Hati yang dibangun, dibina dan dirajut diatas Taqwa dan disucikan dengan selalu berlatih membiasakan diri berada dalam Taqwa kepada Allah ?????? ?????? , serta bersih dari akhlaq yang tercela. Artinya, perilaku dan kebiasaan yang terpuji itu tidak lah datang dengan tiba-tiba, melainkan harus dilatih dan melalui berbagai proses. Maka bila hati kita ingin dibangun, dan terbina dengan Taqwa, perlu diberi latihan atau dengan tarbiyyah. Bahkan terkadang melalui proses dicaci dan dicela orang terlebih dahulu.

Hati yang hina, yang terbebani oleh Hawa Nafsu, yang ternodai oleh akhlaq yang jelek, yang terbuka didalamnya pintu-pintu syaithoon, hati yang tertutup dari pintu malaikat (â€" pintu malaikat tertutup, tetapi pintu syaithoon yang terbuka baginyaâ€"). Akhlaqnya buruk, Hawa Nafsunya mendominasi, itu lah hati yang hina.

Hati yang memunculkan percikan, bisa yang berasal dari Hawa Nafsu maka akan mengajaknya kepada kejahatan, tetapi lalu ditumpas oleh adanya ‘Lampu Imaan’ dalam diri orang itu sehingga diajaknya kepada kebaikan. Semula terbersit pemikiran yang jahat, jelek, tetapi karena ada imaan dalam diri seseorang, maka ditumpas lah dan diarahkan lah kepada kebaikan. Sehingga terbangkit lah si jiwa itu untuk mengalahkan bisikan jahat tersebut. Jadi ketika syahwatnya lebih cenderung untuk suka berfoya-foya, lalu akalnya mengajaknya untuk berpikir yang baik dan akhirnya mencela (menjelekkan) apa yang hendak dirinya kerjakan untuk mengikuti hawa nafsunya tersebut, serta mengatakan pada dirinya sendiri: “Engkau bodoh, akalmu laksana hewan, engkau seperti binatang buas”, dstnya, dstnya. Kalau akalnya bisa mengalahkan hawa nafsunya maka ia akan menjadi baik, sebaliknya kalau akalnya kalah maka ia akan berbuat hal yang buruk.

Jadi ada tiga keadaan, yaitu Hati yang Bertaqwa, Hati yang tertutup dari menerima kebaikan, dan Hati yang diantara keduanya (tergantung mana yang dominan, kadang menerima kebaikan, kadang menerima keburukan). Itu lah perkara yang harus diwaspadai.

Ada tiga akibat yang fatal apabila Hawa Nafsu diikuti. Dan kalau itu sudah kita sadari, maka mari lah kita kalahkan Hawa Nafsu diri kita, kemudian kita bersama-sama bertaqwa kepada Allah ?????? ?????? . Tiga akibat itu adalah:

Allah ?????? ?????? berfirman:
?????? ???????? ???????? ????????????? ?????????? ????????????? ??????????? ?????? ???????? ???? ????????????? ???????????? ?????? ???? ?????????? ??????????? (71

“Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasa lah langit dan bumi ini dan semua yang ada didalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan (Al Qur’an), akan tetapi mereka berpaling darinya.” â€" QS Al Mu’minuun ayat 71

Maksudnya, jika hati sudah dikendalikan oleh Hawa Nafsu, kalah dengan Hawa Nafsu, maka bumi, langit dan isinya akan menjadi rusak. Jika hawa nafsu sudah menjadi dominan, menjadi pengendali untuk mewarnai dan mengkomando kebenaran maka semua isi bumi dan langit ini menjadi rusak. Al Qur’an yang seharusnya menjadi pemutus perkara, lalu dikatakan tidak boleh menjadi pemutus perkara, sebagai gantinya dipakai yang sesuai dengan hawa nafsu saja. Apa yang berasal dari Sunnah Muhammad Rosuulullooh ??? ???? ???? ???? dikatakan: “Tidak usah, jangan pakai yang itu. Sunnah itu kan berlakunya 14 abad yang lalu, sekarang kan zaman modern, pakai saja hukum-hukum yang ada sekarang.” Berarti, kebenaran pun dikalahkan oleh Hawa Nafsu. Jika sudah terjadi yang demikian itu, maka langit, bumi dan isinya akan menjadi rusak.

Nah, perhatikan lah, sudahkah terjadi kerusakan itu sekarang? Kalau sudah, maka kita harus melakukan antisipasi. Hawa Nafsu harus kita kendalikan. Sebagaimana telah dijelaskan dalam ayat tersebut diatas: “Maka Kami datangkan kepada mereka kebanggaan (Al Qur’an), tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.”

Maksudnya: Kemudian telah didatangkan kepada mereka peringatan (Al Qur’an), tetapi mereka berpaling (menolak). Jika diberi peringatan, mereka tetap menolak maka tunggulah kehancurannya. Itu lah Rumus, yang lebih pasti daripada hukum apa pun di alam semesta ini. Karena semua itu yang menetapkan adalah Allah Robbul ‘aalamiin.

Maka jika kita ingin maju, ingin berkembang dan sukses, tidak ada jalan lain kecuali harus menjadikan Al Qur’an dan Sunnah sebagai pengendali dan pemutus perkara. Tetapi jika hawa nafsu dijadikan pemutus perkara, maka rusak lah semuanya.

Bila hukum diserahkan kepada manusia, tentu manusia punya kehendak / keinginan masing-masing. Bahkan bisa berkomplot (berpolitik) satu sama lain, sesuai kepentingan dan keinginan tertentu. Sedangkan ketika Allah ?????? ?????? memutuskan suatu hukum Allah ?????? ?????? sama sekali tidak butuh pada manusia, justu Allah ?????? ?????? lah yang mengatur untuk kemaslahatan manusia di dunia dan kebahagiaan mereka di hari Akhir.

Kesimpulan:

a) Bahwa jika manusia mengikuti Hawa Nafsunya, tidak mengikuti yang Haq, maka dunia akan menjadi rusak. Pertama, rusak alam semestanya, hutannya, lautnya dstnya. Kedua, adalah rusak moralnya, manusia sudah tidak punya peri kemanusiaan lagi. Ketiga, rusak dari segi Diin-nya. Agama tidak lagi dijalankan, tidak dilaksanakan, dstnya.

b) Bahwa jika manusia mengikuti Hawa Nafsunya, maka kesesatan akan menyelimuti mereka.

Lihat Surat Al Qoshos ayat 50:

?????? ???? ????????????? ???? ????????? ???????? ???????????? ????????????? ?????? ??????? ??????? ???????? ??????? ???????? ????? ???? ??????? ????? ??????? ??? ??????? ????????? ????????????? (50

“Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), maka ketahuilah bahwa mereka hanyalah mengikuti keinginan (hawa nafsu) mereka belaka. Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti keinginan (hawa nafsu)-nya tanpa mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun? Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzolim.”

Maksudnya, siapa yang diseur untuk berjalan dan menetapi Al Islam, Al Qur’an dan As Sunnah tetapi mereka tidak mau, berarti mereka mengikuti Hawa Nafsu. Dan orang yang paling sesat adalah orang yang tidak mengikuti petunjuk Allah ?????? ??????. Dan Allah ?????? ?????? tidak akan memberi petunjuk kepada orang yang dzolim (yang tidak mau mengikuti petunjuk-Nya). Orang yang tidak mengikuti Al Qur’an dan As Sunnah, maka ia adalah orang yang paling sesat dan mereka adalah orang dzolim. Dan setiap orang yang sesat adalah penghuni neraka. Karena mereka mengikuti hawa nafsu.

Orang yang mengikuti Hawa Nafsu akan binasa.
Lihat surat An Naazi’aat ayat 40 dan 41:

???????? ???? ????? ??????? ??????? ??????? ????????? ???? ???????? (40) ??????? ?????????? ???? ?????????? (41

40.“Dan ada pun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,

41. maka sungguh, surga lah tempat tinggal(nya).”

Artinya, jika orang itu mengikuti hawa nafsu maka ia akan menjadi penghuni neraka. Karena orang yang mengendalikan hawa nafsu akan masuk kedalam surga, maka orang yang terpedaya dengan hawa nafsunya akan menjadi penghuni neraka. Maka, jika kita tidak mengikuti Al Haq (kebenaran) dan hanya mengikuti Hawa, tunggu lah saja keputusan Allah ?????? ?????? , bahwa orang tersebut akan binasa.

Kita disuruh oleh Allah ?????? ?????? untuk menyelisihi Hawa Nafsu. Jangan mengikuti Hawa Nafsu. Lihat Surat Al Kahfi ayat 28:

????????? ???????? ???? ????????? ????????? ????????? ???????????? ???????????? ?????????? ???????? ????? ?????? ????????? ???????? ??????? ??????? ?????????? ?????????? ????? ?????? ???? ??????????? ???????? ???? ????????? ?????????? ??????? ??????? ???????? ??????? (28

“Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridhoan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan jangan lah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginan (hawa nafsu)-nya dan adalah keadaannya itu sudah melewati batas.”

Allah ?????? ?????? menyuruh kita, agar bersabar, dalam arti bisa mengendalikan jiwa dan tidak mengikuti hawa nafsu. Bisa mengikuti Al Haq dan mengalahkan Al Hawa. Jika kita bisa melakukannya, maka kita akan menjadi orang yang bertaqwa kepada Allah ?????? ??????.

Hadits diriwayatkan oleh Imaam Haakim dll, Rosuulullooh ??? ???? ???? ???? bersabda:

???? ?????? ?? ???? ? ??? ???? ? ????? ????? ?????

“Ada tiga perkara yang bisa membinasakan manusia, yaitu kikir yang amat sangat, Hawa Nafsu yang diikuti dan ‘Ujub (bangga diri).”

a) Syuhhun (kikir yang amat sangat) adalah: ‘Jangankan kikir terhadap hartanya, terhadap harta orang lain pun ia kikir. Maksudnya, bahwa miliknya adalah miliknya dan milik orang lain pun harus menjadi miliknya. Orang lain yang mendapatkan kenikmatan, ia yang merasa sakit. Keinginannya adalah agar kenikmatan dan keberuntungan jangan lah diperoleh oleh orang lain, tetapi diperoleh oleh dirinya sendiri saja. Lalu yang muncul dalam diri orang yang shokhun itu adalah dengki, iri kepada orang yang mendapatkan kesenangan (kebahagiaan).

b) Hawa Nafsu yang diikuti ini lah yang menjadikan manusia binasa. Apa yang disenangi, digandrunginya diikutinya terus, tanpa pengendalian sesuai dengan Syari’at Allah ?????? ??????.

c) ‘Ujub, kagum terhadap dirinya sendiri. Karena merasa ia orang pandai, merasa sebagai orang bangsawan, merasa paling kaya, merasa berstatus tinggi dstnya. Karena orang itu diberikan oleh Allah ?????? ?????? suatu kelebihan disbanding orang lain, lalu ia berbangga diri maka sifat ini adalah ‘kakak-adik’ dengan sifat sombong.

Maka mari lah kita mengendalikan Hawa Nafsu, karena mengikuti Hawa Nafsu tidak ada baiknya. Justru akan membinasakan dan merugikan kita. Maka mari lah kita At ta’aawwun ‘alal birri wat taqwa (saling tolong-menolong dalam kebaikan dan taqwa) dan selanjutnya jangan ada yang merasa dirinya lebih dari orang lain.

Kita adalah sama disisi Allah , maka mari lah bertolong-tolongan untuk mengalahkan Hawa Nafsu dan mematuhi apa yang Allah ?????? ?????? berikan kepada kita dan akhirnya kita menjadi hamba-hamba yang taat kepada Allah ?????? ??????.

sumber: ustadzrofii.wordpress.com Tinggalkan komentar anda tentang Mengalahkan Hawa Nafsu

Minggu, 25 Juli 2010

Ebook "24 Ilmu Milyarder" Tung Desem Waringin


Informasi terbaru Ebook "24 Ilmu Milyarder" Tung Desem Waringin Berikut sebagian isinya:

Selalu Mempunyai Nilai Tambah

Seperti seekor lebah pada waktu dia mencari madu, tanpa disadari ketika ia sampai dibunga, dan kemudian bunga tadi diambil madunya, lebah tadi menyebarkan serbuk sari dari bunga-bunga tadi, yang membuat bunga-bunga tadi menjadi buah.

Demikian juga orang yang kaya yang mencerahkan, tujuan utamanya persis seperti lebah yaitu mencari sari madunya. Efek sampingnya ternyata ia membuat kebun buah yang begitu indahnya.

Orang yang kaya juga mau mencari kekayaan, tujuannya adalah mencari uang. Dalam waktu mencari uang, ternyata ia mencerahkan dan membuat dunia ini menjadi lebih baik, membuat orang lain menjadi bersemangat, membuat orang lain jadi lebih kaya, membuat orang lain hidupnya jadi lebih indah, lebih sehat, lebih bahagia.

Orang kaya yang mencerahkan selalu mempunyai Nilai Tambah

Apa maksudnya Nilai Tambah? Maksudnya begini: ketika anda hidup, hidup adalah nilai tambah. Ketika semua orang hidup, hidup adalah nilai standard. Demikian juga ketika kita jujur, jujur adalah nilai tambah. Tetapi ketika semua orang jujur, jujur adalah nilai standard.

Dalam hidup kita harus mempunyai nilai tambah dibanding orang lain. Kita harus membuat nilai tambah dari sesuatu hal yang tidak ada menjadi ada.

Jaman dahulu pada saat nabi Ibrahim, pada waktu ia membuat nilai tambah sedemikian sehingga satu gandum menjadi 2 gandum, 2 domba menjadi puluhan bahkan ratusan domba, demikianlah ia membuat dari tidak ada menjadi ada.

Nah, orang-orang yang kaya tahu bahwa ia mempunyai nilai tambah dalam hidup ini: ia membuat service yang bagus dalam bengkelnya, membuat harga lebih murah sedemikian sehingga orang mendapatkan keuntungan saat datang ketempat dia, atau rumah makan dengan rasa yang enak, bergizi, dan sehat.

Apapun di dalam hidup ini, kita harus membuat nilai tambah. Dan ketika ada nilai tambah, kita akan jadi kaya.

Seperti definisi uang itu sendiri, uang adalah alat tukar nilai tambah. Ketika kita mau dapatkan uang yang banyak, kita harus selalu tanya: “Apa Nilai Tambah Kita?”

Ketika kita berhasil membuat nilai tambah yang lebih banyak dari orang lain, maka uang akan mengejar kita.

Bukankah manusai yang paling baik adalah manusia yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain?

Maka perbanyaklah nilai tambah anda, dan berikan manfaat bagi sebanyak-banyaknya orang, maka anda akan menjadi kaya.

Link Download Ebook tersebut ada di sini Tinggalkan komentar anda tentang Ebook "24 Ilmu Milyarder" Tung Desem Waringin